HAKIKAT, DEFINISI, DAN KONTEKS KOMUNIKASI

Posted: April 26, 2013 in Komunikasi
Tag:, ,
  1. A.    HAKIKAT

Penggunaan bahasa inilah, yakni seperangkat symbol yang mewakili suatu objek, peristiwa, atau gagasan, yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Dan bahasa ini pulalah, sebagai suatu sitem lambing, yang punya peran terpentingdalam pembentukan, pemeliharaan, atau pengembangan budaya di kalangan manusia. KOmunikasi manusia itu unik berkat kemampuan manusia yang istimewa untuk menciptakan dan menggunakan lambang-lambang, sehingga dengan kemampuan ini manusia dapat berbagi pengalaman orang lain.

Ringkasnya, kata kunci yang membedakan komunikasi manusia dengan komunikasi hewan (dan atau tanaman) adalah makna. KOmunikasi manusia bermakna (meaningful) – penuh dengan makna.. KOmunikasi hewan tidak demikian, apalagi komunikasi tumbuhan.

 

  1. A.    Dimensi konseptual Dance Yang mendasari definisi-definisi komunikasi

1)      Dimensi Pertama

Tingkat observasi ( level of observation), atau derajat keabstrakannya. Misalnya, definisi komunikasi sebagai “proses yang menghubungkan satu sama lain bagian-bagian terpisah dunia kehidupan” adalah terlalu umum, sementara komunikasi sebagai “alat untuk mengirim pesan militer, perintah, dan sebagainya lewat telepon, telegraf, radio, kurir, dan sebagainya” terlalu sempit

 

2)      Dimensi Kedua

Kesengajaan (intentionality). Sebagian definisi mencakup hanya pengiriman dan penerimaaan pesan yang disengaja; sedangkan sebagian definisi lainnya tidak menuntuk syarat ini. Contoh definisi yang mensyaratkan kesengajaan ini dikemukakan Gerald R. Miller, yakni komunikasi sebagai “situasi-situasi yang memungkinkan suatu sumber mentaransmisikan suatu pesan kepada seorang penerima dengan disadari untuk mempengaruhi perilaku penerima.” Sedangkan definisi komunikasi yang mengabaikan kesengajaan adalah definisi yang dinyatakan Alex Gode, yakni”suatu proses yang membuat sama bagi dua orang atau lebih apa yang tadinya merupakan monopoli seseorang atau sejumlah orang.”

 

3)      Dimensi Ketiaga

Penilaian normatif. Sebagian definisi, meskipun secara implicit, menyertakan keberhhasilan atau kecermatan; sebagian lainnya tidak seperti itu. Definisi komunikasi John B. Hoben, misalnya mengasumsikan bahwa komunikasi itu (harus) berhasil: “Komunikasi adalah pertukaran verbal pikiran atau gagasan.” Asumsi di balik definisi tersebut adalah bahwa suatu pikiran atau gagasan secara berhasil dipertukarkan.

 

  1. B.     DEFINISI
  • Perilaku Komunikasi Menurut Pandangan Littlejohn
  1. Komunikasi harus terbatas pada pesan yang secara sengaja diarahkan kepada orang lain dan diterima oleh mereka.
  2. Komunikasi harus mencakup semua perilaku yang bermakna bagi penerima, apakah di sengaja ataupun tidak.
  3. Komunikasi harus mencakup pesan-pesan yang dikirimkan secara sengaja, namun sengaja ini sulit untuk ditentukan.

 

  • Definisi Komunikasi Menurut Tubbs dan Moss

Komunikasi adalah proses penciptaan makna antara dua orang (komunikator 1 dan komunikator 2) atau lebih.

 

  • Definisi Komunikasi Menurut Gudykunst dan Kim

Komunikasi adalah proses transaksional, simbolik yang melibatkan pemberian makna antara orang-orang (dari budaya yang berbeda)

 

  • Definisi Komunikasi Menurut Pace dan Faules

Terdapat dua bentuk umum tindakan yang dilakukan orang yang terlibat dalam komunikasi, yaitu penciptaan pesan dan penafsiran pesan.

 

 

 

 

  •  Tiga Konseptual Komunikasi
  1. Komunikasi sebagai tindakan satu-arah

Komunikasi yang mengisyaratkan penyampaian pesan searah dari seseorang (atau suatu lembaga) kepada seseorang (sekelompok orang) lainnya, baik secara langsung ataupun melalui media.

ü  Definisi yang sesuai dengan konsep ini sala satunya diungkapkan oleh Harold Lasswell :Who Says What In Which Channel To Whom With What Effect?” Atau Siapa Mengatakan Apa Dengan Saluran Apa Kepada Siapa Dengan Pengaruh Bagaimana?

  • Berdasarkan definisi Lasswell ini dapat diturunkan lima unsur komunikasi yang saling bergantung satu sama lain, yaitu:

1. Sumber (source)

2. Pengirim (sender)

3. Penyandi (encoder)

4. komunikatior (communicator)

5. Pembicara (speaker)

 

  1. Komunikasi sebagai interaksi

Konseptualisasi kedua yang sering diterapkan pada komunikasi adalah interaksi. Dalam arti sempit interaksi berarti saling mempengaruhi (mutual influence).

Pandangan Komunikasi sebagai interaksi menyetarakan komunikasi dengan proses sebab-akibat atau aksi-reaksi, yang arahnya bergantian.

 

  1. Komunikasi sebagai treansaksi

Dua orang atau beberapa orang yang berkomunikasi saling bertanya, berkomentar, meneyala, mengangguk, menggeleng, mendehem, mengangkat bahu, memberi isyarat tangan, tersenyum, tertawa, menatap, dan sebagainya, sehingga proses penyandian (encoding) dan penyandian-balik (decoding) bersipat spontan dan simultan di antara orang-orang yang terlibat dalam komunikasi.

Dalam komunikasi transaksional, komunikasi dianggap telah berlangsung bila seseorang telah menafsirkan perilaku orang lain, baik perilakau verbal ataupun nonverbal.

 

  1. C.    KONTEKS KOMUNIKASI

Komunikasi tidak berlangsung dalam ruang hampa-sosial, melainkan dalam konteks atau situasi tertentu. Secara luas konteks di sini berarti semua faktor di luar orang-orang yang berkomunikasi, yang terdiri dari:

 

Pertama, aspek bersifat fisik seperti iklim, cuaca, suhu udara, bentuk ruangan, warna dinding, penataan tempat duduk, jumlah peserta komunikasi, dan alat yang tersedia untuk menyampaikan pesan;

Kedua, aspek psikologis, seperti: sikap, kecenderungan, prasangka, dan emosi para peserta komunikasi;

Ketiga, aspek sosial, seperti: norma kelompok, nilai sosial, dan karakteristik budaya;

Keempat, aspek waktu, yakni kapan berkomunikasi (hari apa, jam berapa, pagi, siang, sore, malam)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s